JAKARTA, 7 Mei 2026 — Dalam rangka mengakselerasi pencapaian peringkat Terakreditasi Unggul bagi program studi keteknikan vokasi, pimpinan puncak dan unit penjaminan mutu Politeknik STMI Jakarta menghadiri Kegiatan Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul LAM Teknik 2026 pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan stratejik ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Universitas Trisakti sebagai bagian dari penguatan kemitraan kelembagaan dalam penjaminan mutu eksternal (SPME).
Komitmen penuh ditunjukkan Politeknik STMI Jakarta melalui kehadiran delegasi pimpinan Politeknik STMI Jakarta, yang meliputi, Direktur, Pembantu Direktur I dan Tim Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Politeknik STMI Jakarta
Sosialisasi ini mengupas tuntas transisi regulasi baru akreditasi nasional. Dalam pemaparannya, LAM Teknik menekankan pergeseran paradigma penilaian dari sekadar pemenuhan administratif (score-based) menjadi evaluasi berbasis capaian (outcome-based) dan kepatuhan (compliance-based).
Akreditasi merupakan tanggung jawab konstitusional Unit Pengelola Program Studi (UPPS). Beban penilaian terbesar (lebih dari 50% bobot kriteria) berada pada UPPS, meliputi penyediaan sarana-prasarana, rasio dosen, tata kelola keuangan yang efektif-efisien, serta keterlaksanaan SPMI.
Anatomi dan Kriteria Syarat Perlu Unggul meliputi pemenuhan indikator utama melampaui SN Dikti, mencakup implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan Basic Science dan Matematika, pelaksanaan Capstone Design, kinerja publikasi DTPS, waktu tunggu lulusan, hingga pemenuhan standar Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) di laboratorium. Penyelarasan Siklus PPEPP dan SPMI meliputi keberadaan unit penjaminan mutu dan pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) yang konsisten menjadi pondasi utama dalam menjamin mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan.
Pemaparan Materi Sosialisasi Intrumen Akreditasi Program Studi Keteknikan 2026