Berita Mutu

RTM 2025 Politeknik STMI Jakarta: Zona Integritas menuju WBBM

S
Satuan Penjaminan Mutu Politeknik STMI Jakarta
27 Feb 2026 • 2 kali dibaca
RTM 2025 Politeknik STMI Jakarta: Zona Integritas menuju WBBM
Politeknik STMI Jakarta menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2025 pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 08.00 WIB di Ruang Rapat Lantai 1. Ra...

Jakarta – Politeknik STMI Jakarta menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2025 pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 08.00 WIB di Ruang Rapat Lantai 1. Rapat dibuka Direktur, Amrin, ST, MT, dan diselenggarakan Satuan Penjaminan Mutu (SPM).

RTM berfungsi sebagai forum strategis untuk memastikan kesesuaian, kecukupan, dan efektivitas sistem manajemen mutu serta layanan institusi. Ruang lingkupnya mencakup hasil Audit Mutu Internal 2025, standar pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta penerapan ISO 9001. Hasil rapat menjadi masukan bagi perbaikan berkelanjutan.

Rapat membahas status tindak lanjut RTM sebelumnya, perubahan isu internal dan eksternal, kinerja dan efektivitas sistem manajemen mutu, serta kecukupan sumber daya. Pembahasan dilanjutkan dengan Sasaran Mutu 2026, lalu ditutup dengan kesimpulan hasil rapat oleh Direktur. Pesertanya adalah para Pembantu Direktur, kepala sub bagian, ketua dan sekretaris program studi, serta ketua dan sekretaris unit.

Pada survei mahasiswa, kepuasan terhadap dosen naik dari 3,51 pada Genap 2024/2025 menjadi 3,56 pada Ganjil 2025/2026. Jumlah mata kuliah dengan nilai kepuasan di bawah 3,0 turun dari 23 mata kuliah menjadi 10. Prioritas perbaikan layanan adalah kelengkapan media perkuliahan, fasilitas komputer, kenyamanan ruang kuliah, dan kelancaran fasilitas, termasuk penggunaan internet, dengan target 2026.

Survei Kepuasan Masyarakat Triwulan I–IV 2025, yang mengacu pada PermenPANRB Nomor 14 Tahun 2017, menghasilkan Indeks Kepuasan Masyarakat 3,64 dengan nilai konversi 91,00. Capaian ini masuk mutu pelayanan A dengan kinerja “Sangat Baik”. Unsur tertinggi adalah penanganan pengaduan (3,89) dan terendah kualitas sarana dan prasarana (3,33).

Pemaparan Status Tindak Lanjut RTM Sebelumnya

Fokus perubahan sistem mutu mencakup penguatan monitoring akademik, efektivitas survei kepuasan masyarakat, dan peninjauan kurikulum berbasis Outcome Based Education. Pada aspek sumber daya, rapat menyoroti perlunya SDM pengelola mutu yang kompeten dan bersertifikat, serta kecukupan fasilitas penelitian, termasuk bagi penyandang kebutuhan khusus.

Rencana tindak lanjut internal meliputi Zona Integritas menuju WBBM (Desember 2027), penyesuaian kurikulum OBE/OBA (Desember 2026), peningkatan prestasi mahasiswa, dan utilisasi sarana prasarana pembelajaran. Dari sisi eksternal, penyesuaian terhadap Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2025 ditargetkan Desember 2026, dilengkapi pemantauan kebijakan penerimaan mahasiswa baru dan kegiatan tridharma yang berdampak. Rapat menegaskan masih banyak ruang perbaikan untuk memperkuat penjaminan mutu.


Bagikan Berita Ini:
×