Berita Mutu

RTM 2024 Politeknik STMI Jakarta: Seluruh Sasaran Mutu Institusi Tercapai

S
Satuan Penjaminan Mutu Politeknik STMI Jakarta
03 Mar 2025 • 2 kali dibaca
RTM 2024 Politeknik STMI Jakarta: Seluruh Sasaran Mutu Institusi Tercapai
Jakarta – Politeknik STMI Jakarta melaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2024 pada Rabu, 26 Februari 2025, pukul 08.00 WIB di Ruang Rapat Lantai 1....

Jakarta – Politeknik STMI Jakarta melaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2024 pada Rabu, 26 Februari 2025, pukul 08.00 WIB di Ruang Rapat Lantai 1. Direktur, Amrin, ST, MT, membuka rapat yang diselenggarakan Satuan Penjaminan Mutu (SPM) ini.

RTM 2024 mencakup hasil Audit Mutu Internal 2024 di bidang akademik dan non-akademik. Cakupannya meliputi Standar Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001. Salah satu dasar hukum laporan adalah Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Rapat berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Sesi pagi membahas status tindak lanjut RTM sebelumnya serta perubahan isu internal dan eksternal. Pukul 10.00–14.00 dibahas kinerja dan efektivitas sistem manajemen mutu serta kecukupan sumber daya. Setelah itu rapat membahas Sasaran Mutu 2025 dan ditutup dengan ringkasan hasil oleh Direktur. Undangan RTM ditujukan kepada 33 peserta, yaitu para Pembantu Direktur, kepala sub bagian, pimpinan program studi, dan pimpinan unit.

Pada survei kepuasan, dosen memberi rata-rata 3,60 dari skala 4 (63 responden, 79,7% dari seluruh dosen). Skor tertinggi ada pada penilaian kinerja (3,79) dan terendah pada penelitian dan pengabdian masyarakat (3,18). Kepuasan mahasiswa terhadap dosen tercatat 3,49 pada Genap 2023/2024 dan 3,51 pada Ganjil 2024/2025.

 

 

Penyampaian Hasil Tindak Lanjut AMI pada RTM 2024

 

Seluruh sembilan sasaran mutu institusi 2024 mencapai target. Rasio pendaftar dengan daya tampung 1:11 (target 1:10), publikasi ilmiah 87 (target 20), dan mahasiswa lulus bersertifikat kompetensi 99% (target 85%). Serapan lulusan di industri otomotif 74% (target 60%), masa tunggu kerja 3,4 bulan (batas 6 bulan), dan indeks persepsi korupsi 3,70 (target 3,60). Kehadiran dosen 98,54–100%, kehadiran mahasiswa 97,54–98,51%.

Dari sisi sistem, peralihan akreditasi ke LAM dan penerapan MBKM menuntut penguatan monitoring dan evaluasi, survei kepuasan yang efektif, serta optimalisasi capaian tridharma. Rapat juga mencatat kebutuhan peningkatan kompetensi SDM pengelola mutu. Isu internal ke depan meliputi pengembangan Zona Integritas menuju WBBM, implementasi Rencana Strategis Bisnis sebagai satker BLU, pembelajaran berbasis STEM, dan pemeliharaan sarana prasarana. Isu eksternalnya adalah penyesuaian terhadap Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2025 dan target akreditasi unggul pada Desember 2027. Rapat hasil RTM diharapkan memperkuat sistem penjaminan mutu Politeknik STMI Jakarta.

 


Bagikan Berita Ini:
×